Sosialisasi Budidaya Cabai Merah dan Kondisi Tanah di Desa Teluk Piyai Pesisir Kecamatan Kubu Kabupaten Rokan Hilir

Authors

  • Zafitra Zafitra Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Riau Author
  • M. Amrul Khoiri Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Riau Author
  • Fetmi Silvina Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Riau Author
  • Irfandri Irfandri Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Riau Author
  • Eko Wahyudi Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Riau Author
  • Joni Irawan Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Riau Author
  • Muhammad Ali Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Riau Author
  • T. Nurhidayah Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Riau Author
  • Riska Trizayuni Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Riau Author
  • Roy Ibrahim Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Riau Author
  • Dedi Mulyadi Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Riau Author

DOI:

https://doi.org/10.31258/jruce.6.2.136-140

Keywords:

Kondisi Tanah, Cabai Merah, Budidaya

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang budidaya tanaman cabai merah dan kondisi tanah di Teluk Piyai Pesisir. Pengabdian telah dilakukan pada bulan Agustus 2024. Pengabdian dilakukan dengan metode diskusi dan praktik lapangan. Dari hasil diskusi dan praktik lapangan diperoleh permasalahan yang dominan pada petani  adalah adalah kondisi tanah yang mengandung phyrite dan tergenang pasang air laut, pengolahan tanah, serta masalah yang tidak terlalu signifikan adalah hama dan penyakit serta masalah panen hingga penjualan cabai merah. Dari hasil diskusi direkomendasikan untuk kedepannya agar petani untuk dapat melakukan pemupukan yang sesuai dosis anjuran dan pada pengolahan tanah untuk tidak terlalu dalam saat mencangkul atau mengolah tanah menggunakan traktor pada kedalaman lebih dari 40 cm sudah terdapat kandungan phyrite yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman dan kondisi tergenang kandungan phyirite lebih mudah tersebar dan larut  di permukaan tanah

Downloads

Download data is not yet available.

References

[BPS] Badan Pusat Statistik Indonesia. (2020). Provinsi Riau dalam angka 2021. Badan Pusat Statistik Provinsi Riau.

[BPTP] Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Tengah. (2010). Budidaya dan pasca panen cabai merah (Capsicum annuum L.). Ungaran: BPTP. Jawa Tengah.

Berutu, L.H., Tantawi, A.R., & Wardani, D.K. (2023). Analisis perbandingan perkembangan penyakit bercah daun (cercospora capsici) pada tanaman cabai merah (Capsicum annuum L.) di dataran tinggi dan dataran rendah selama musim hujan studi kasus di Kabupaten Karo dan Deli Serdang. Paspalum: Jurnal Ilmiah Pertanian, 11(2): 261-267.

Munandar, M., Romano, R., & Mustafa, U. (2017). Faktor – faktor yang mempengaruhi permintaan cabai merah di Kabupaten Aceh Besar. Ilmiah Mahasiswa Pertanian Unsyiah, 2(3): 80–91.

Muntazar, M.R., Nasrul, B., Idwar, W., Khoiri, M., Silvina, F., & Nurhayati, N. (2022). Kesesuaian lahan sawah pasang surut dan faktor pembatas utama tanaman padi di Kecamatan Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir. Pedontropika: Jurnal Ilmu Tanah dan Sumber Daya Lahan, 8(2): 1-14

Downloads

Published

2025-04-16

Issue

Section

Articles